
Sebagai bentuk komitmen dalam melestarikan dan memperkenalkan budaya lokal, SMA Institut Indonesia Sleman melaksanakan pembiasaan penggunaan busana adat Jawa atau busana gagrak Yogyakarta setiap hari Kamis Pon.
Kegiatan ini merupakan salah satu upaya sekolah dalam menanamkan rasa cinta terhadap budaya daerah, khususnya budaya Yogyakarta, sekaligus memperkuat identitas dan karakter peserta didik. Melalui penggunaan busana gagrak, seluruh warga sekolah diajak untuk mengenal, menghargai, dan menjaga warisan budaya leluhur agar tetap lestari di tengah perkembangan zaman.
Tidak sekadar mengenakan pakaian adat, pembiasaan ini juga menjadi sarana menanamkan nilai-nilai luhur budaya Jawa, seperti unggah-ungguh, kesopanan, kesederhanaan, tata krama, dan rasa hormat kepada sesama.
Dengan demikian, pelaksanaan Kamis Pon di SMA Institut Indonesia Sleman diharapkan dapat membangun lingkungan sekolah yang berkarakter, berbudaya, serta memiliki kepedulian terhadap pelestarian kearifan lokal Yogyakarta.
Melestarikan budaya bukan sekadar mengenakan busananya, tetapi juga menghidupkan nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya.
